BREAKING

Saturday, July 4, 2015

Berbuka puasa sebaiknya jangan dengan AIR ES, ini efeknya....

Berbuka puasa sebaiknya jangan langsung melepas dahaga dengan meminum minuman yang diging seperti air es, ternyata berbuka dengan langsung meminum dengan air dingin (air es) tidak baik buat tubuh kita.

Rasulullah, menganjurkan kita segera berbuka dengan kurma atau air putih pada saat berpuasa.
Dari Anas bin Malik ia berkata : "Adalah Rasulullah berbuka dengan Rutab (kurma yang lembek) sebelum shalat, jika tidak terdapat Rutab, maka beliau berbuka dengan Tamr (kurma kering), maka jika tidak ada kurma kering beliau meneguk air. (Hadits riwayat Ahmad dan Abu Dawud) 

Nabi Muhammad Saw berkata : "Apabila berbuka salah satu kamu, maka hendaklah berbuka dengan kurma. Andaikan kamu tidak memperolehnya, maka berbukalah dengan air, maka sesungguhnya air itu suci."

Namun, sekarang orang cenderung membatalkan puasa dengan menyantap aneka es atau hidangan sarat gula.

Minuman dingin seperti es teh memang terasa sangat nikmat jika dikonsumsi saat berbuka puasa. Minum air es dinilai dapat menjadi pelepas dahaga, setelah lebih dari 12 jam tidak ada air minum yang masuk ke dalam tubuh. Namun, langsung minum air es saat berbuka puasa ternyata tak baik bagi tubuh.

Praktisi gizi klinis dan olahraga, Rita Ramayulis, mengatakan, minuman yang terlalu dingin akan membuat kerja lambung lambat karena harus menyesuaikan dengan suhu tubuh. Terlebih lagi, perut telah lama tidak terisi makanan ataupun minuman saat puasa. Lambung pasti akan kaget ketika menerima air es.

"Jangan terlalu dingin. Sebaiknya tidak pakai es batu. Jika terlalu dingin, akan lebih lama menyesuaikan dengan suhu tubuh, hal itu bisa mengakibatkan perut terasa kembung atau penuh. Untuk berbuka puasa, sebaiknya dahulukan minum air putih yang tidak dingin. Setelah itu, bolehlah konsumsi minuman yang manis atau dengan camilan yang manis, seperti kurma.

Minuman seperti teh manis juga dianjurkan sebagai hidangan berbuka, untuk mengembalikan gula darah yang rendah selama berpuasa. Namun, minuman manis juga harus dalam porsi yang tidak berlebihan.

Jika sudah minum teh manis, sebaiknya kurangi konsumsi es buah, es cendol, atau hidangan takjil manis dan segar lainnya yang menggugah selera. Satu gelas teh manis saja sudah cukup untuk menaikkan gula darah dan membuat tubuh kembali berenergi.

Hal senada dikatakan oleh ahli gizi Grace Judio-Kahl. Menurut dia, minumlah air putih yang tidak dingin. Selain itu, kita juga bisa mengonsumsi buah-buahan yang manis saat berbuka puasa. "Buah punya kandungan air yang tinggi. Buah-buahan yang manis juga bisa menaikkan kembali gula darah yang turun selama puasa.

Kenapa berbuka puasa dengan yang manis justru merusak kesehatan?

Ketika berpuasa, kadar gula darah kita menurun. Kurma, sebagaimana yang dicontohkan Rasulullah, adalah karbohidrat kompleks, bukan gula (karbohidrat sederhana). Karbohidrat kompleks, untuk menjadi glikogen, perlu diproses sehingga makan waktu. Sebaliknya, kalau makan yang manis-manis, kadar gula darah akan melonjak naik, langsung. Bum. Sangat tidak sehat. Kalau karbohidrat kompleks seperti kurma asli, naiknya pelan-pelan.

Semoga bermanfaat.


dari berbagai sumber. 

About ""

Terima kasih telah berkunjung ke blog ini. Kunjungi terus blog ini untuk mendapatkan update info terbaru mengenai Kesehatan, Pendidikan, dll. Jika ada pertanyaan silahkan tinggalkan komentar anda..

Post a Comment

 
Copyright © 2013 Yuli's Blog
Design by FBTemplates | BTT