BREAKING
Showing posts with label Bidadari Keciku. Show all posts
Showing posts with label Bidadari Keciku. Show all posts

Saturday, August 27, 2016

Puisi :"Cuma Emak Yang Tahu"


Puisi yang belakangan ini jadi viral didunia maya banyak di shared oleh ibu-ibu. Puisi ini menarik dan jadi viral karena  dibacakan diacara Ibu Khofifah Indar Parawansa "Menteri Sosial" dan mendapat respon dari masyarakat.

Cuma Emak Yang Tahu
Saat emak baru saja memejamkan mata,
pecahlah tangisan sikecil dengan nyaringnya.
Dalam keadaan mengantuk, anak pun harus digendong sepenuh cinta.
Bagaimana rasanya...?
_Cuma emak yang tahu rasanya....._

Saat lapar melanda
terbayang makanan enak di atas meja.
Ketika suapan pertama, anak pup dicelana.
Bagaimana rasanya...?
_Cuma emak yang tahu rasanya....._

Saat badan sudah lelah tak ada tenaga, ingin segera mandi menghilangkan penat yang ada, mumpung anak-anak sedang anteng dikamarnya.
Belum sempat sabunan, anak sudah menangis berantem rebutan boneka.
Kacaulah acara mandi emak. Langsung handukan walau daki masih menempel dibadannya.
Bagaimana rasanya?
_Cuma emak yang tahu rasanya.....,_

Saat emak ingin beribadah dengan khusuknya.....,
anak-anak mulai mencari perhatian.
Menarik-narik mukena, mengacak-ngacak lemari baju mumpung emak tak berdaya,
loncat sana loncat sini, punggung emak jadi pelana.
Belum juga beres doa, anak-anak semakin berkuasa.
Bagaimana rasanya?
_Cuma emak yang tahu rasanya...._

Aaah.....,

dibalik kerepotan itu semua, namun ada jua syurga didalamnya.
Cuma emak yang tahu lezatnya makna senyuman anak yang diberikan,
Pelukan anak,

Ucapan cinta anak yang tampak sederhana dihadapan orang, namun berubah menjadi intan permata dimata emak.

Itulah mengapa....?
Saat anak bahagia, emak menangis,
Anak berprestasi, emak menangis,
Anak tidur lelap, emak menangis,
Anak pergi jauh, emak menangis,
Anak menikah, emak menangis,
Anak wisuda TK saja, emak menangis,
Anak tampil dipanggung, emak menangis.....

Aah....., 
inikah tangis bahagia yang tak akan dapat dimiliki siapapun jua.
Jika engkau tak mengalaminya sendiri sebagai emak,
mungkinkah ini bagian dari surga milikNya yang diberikan kepada seluruh emak, sebuah cinta yang begitu lezatnya dirasa...?

Dan akhirnya, saya percaya dimana ada kerasnya perjuangan emak didalam rumah..,
maka disitu akan hadir cahaya surga yang menemani emak, yang tak kalah indahnya...

Jika hari ini engkau menangis karena repotnya mengasuh anak, maka akan ada hari dimana engkau akan tersenyum paling manis, karena kebaikan yang hadir bersamanya...

*Salam buat seluruh emak-emak...*
*Dimanapun berada....*

* Hanya emak yang tahu rasanya membaca puisi ini.
==================
 
Puisi #Cuma_Emak_Yang_Tahu,untuk lebih jelasnya tentang siapa penulis puisi ini silahkan korek informasinya di Leila's Blog


Sumber :
Belajar dan Berbagi

Friday, June 5, 2015

Resep Mendidik Anak ala Bunda Cerdas

Anak adalah merupakan harapan dan tumpuan orang tua, Dalam kehidupan berkeluarga, setiap orang tua tentu mengharapkan anak-anaknya dapat tumbuh menjadi anak-anak yang baik menjadi anak yang sholeh dan sholeha, dapat dibanggakan serta mempunyai karakter atau sifat yang positif dalam segala hal.


Lalu bagaimanakah cara mendidik anak yang baik dan benar….?
Berikut “Resep MendidikAnak” Tips  ini dikutip dari Fans page “Bunda Cerdas

Resep Mendidik Anak :

1.
Jika melihat anakmu menangis, jangan buang waktu untuk mendiamkannya. Coba tunjuk burung atau awan di atas langit agar ia melihatnya, ia akan terdiam. Karena psikologis manusia saat menangis, adalah menunduk.


2.
Jika ingin anak-anakmu berhenti bermain, jangan berkata: "Ayo, sudah mainnya, stop sekarang!". Tapi katakan kepada mereka: "Mainnya 5 menit lagi yaaa". Kemudian ingatkan kembali: "Dua menit lagi yaaa". Kemudian barulah katakan: "Ayo, waktu main sudah habis". Mereka akan berhenti bermain.


3.
Jika engkau berada di hadapan sekumpulan anak-anak dalam sebuah tempat, yang mereka berisik dan gaduh, dan engkau ingin memperingatkan mereka, maka katakanlah: "Ayoo.. Siapa yang mau mendengar cerita saya, angkat tangannya..". Salah seorang akan mengangkat tangan, kemudian disusul dengan anak-anak yang lain, dan semuanya akan diam.


4.
Katakan kepada anak-anak menjelang tidur: "Ayo tidur sayang.. besok pagi kan kita sholat subuh", maka perhatian mereka akan selalu ke akhirat. Jangan berkata: "Ayo tidur, besok kan sekolah", akhirnya mereka tidak sholat subuh karena perhatiannya adalah dunia.


5.
Nikmati masa kecil anak-anakmu, karena waktu akan berlalu sangat cepat. Kepolosan dan kekanak-kanakan mereka tidak akan lama, ia akan menjadi kenangan. Bermainlah bersama mereka, tertawalah bersama mereka, becandalah bersama mereka. Jadilah anak kecil saat bersama mereka, ajarkan mereka dengan cara yang menyenangkan sambil bermain.


6.
Tinggalkan HP sesaat kalau bisa, dan matikan juga TV. Jika ada teman yang menelpon, katakan: "Maaf saaay, saat ini aku sedang sibuk mendampingi anak-anak". Semua ini tidak menyebabkan jatuhnya wibawamu, atau hilangnya kepribadianmu. Orang yang bijaksana tahu bagaimana cara menyeimbangkan segala sesuatu dan menguasai pendidikan anak.

Demikian 6 Tips diatas, Selain itu, jangan lupa berdoa dan bermohon kepada Allah, agar anak-anak kita menjadi perhiasan yang menyenangkan, baik di dunia maupun di akhirat.... Subhanallah...

Terima kasih Bunda Cerdas telah berbagi Resep Mendidik Anak. Mudah-mudahan kita senantiasa dimampukan untuk menjadi orangtua yang baik bagi anak-anak kita.
Aamiin ya Rabbal'alamiin.....

Monday, January 13, 2014

SELAMAT JALAN BIDADARIKU



Meidina Assyafa anakq,ternyata perjuanganmu untuk melawan penyakit itu hanya sampai pada tanggal 30 desember 2013,engkau berhenti sebelum sempat menikmati hasil dari perjuanganmu selama ini.
Anakku,..
Aku ikhlas menjalani takdir yang telah Allah gariskan untukku,untukmu dan untuk melepas kepergianmu.mungkin ini memang yang terbaik buatmu. memilikimu,merawatmu,membesarkanmu adalah kenangan terindah yang telah Allah berikan kepadaku,SubhanAllah,Alhamdulillah….

Anakku,..
Aku rindu senyum manismu,aku rindu celotehmu,aku rindu semua yang ada pada dirimu,aku sadar kalau kini semua itu hanya tinggal kenangan yang tidak akan pernah kembali terulang.

Anakku,..
Tunggu aku,kelak suatu saat kita pasti akan bertemu,dan ketika saat itu datang takkan pernah kubiarkan kau pergi dari dekapanku,dari hidupku Anakku, Terasa berat langkahku tanpamu,terasa hampa hidupku tanpamu. Anakku Memilikimu dan melepas kepergianmu adalah bagian dari scenario cerita yang telah Allah tuliskan untukku.

Anakku..
Maafkan bundamu,maafkan bunda yang telah membuatmu menderita,maafkan bunda yang terlambat memahami isyaratmu,maafkan bunda yang bodoh ini,bunda hanya ingin yang terbaik buatmu meskipun itu ternyata malah membuatmu menderita,membuatmu pergi dari kehidupan bunda.

Anakku..
Hari ini tepat 14 hari setelah kepergianmu,Aku akan selalu mengenangmu,aku akan selalu mengirimkan doa untukmu dan berharap engkau mau memaafkan aku.

Selamat jalan Anakku, selamat jalan bidadariku,semoga engkau mendapatkan tempat terindah disisi Allah SWT,Amien…… 


Bidadari kecilku tlah pergi…



Ternyata, Allah lebih merindukannya…

Melebihi kerinduan sang ibunda, untuk selalu berada disisi bidadari kecilnya…

Dan Allah, Maha Mengetahui yang terbaik untuk para hambaNya…

.

Slamat jalan, duhai bidadari kecil…
Smoga kepergianmu, menjadi sebab ayah dan ibumu..untuk berada di surgaNya kelak…



Terima kasih untuk keluarga besarku 
Terima kasih untuk DR.Dr.Ahmad wirawan,SP.BA beserta Residennya 
Terima kasih untuk DR.A.J.Riewpassa,SP.BP beserta stafnya 
Terima kasih untuk seluruh Staf perawatan anak RS Bhayangkara Makassar 
Terima kasih untuk seluruh staf Puskesmas Rampi,Luwu utara 
Terima kasih untuk seluruh staf SDI Samata,gowa 
Terima kasih untuk para sahabat yang telah memberikan dukungan baik moril maupun spiritual.
 
Gowa 13 januari 2014. Yuli




 

Saturday, November 23, 2013

Ini kisahku dan Bidadari kecilku


Bidadari kecilku
          Namanya  Meidina Assyafa Arief, lahir pada tanggal 22 mei 2013 pukul 02.25, dengan berat badan 3300 gram dan panjang 50 cm. Hari – hari pertama kelahirannya, dia Nampak sehat, tapi sayang tanda adanya kelainan pada perut dan wajah itu mulai datang pada hari ke-5 setelah kelahirannya. Awalnya Cuma ada goresan kecil dimuka dan perutnya yang selalu kembung disertai BAB yang encer. Sebagai seorang ibu,saya kaget melihat keanehan yang terjadi pada bayi saya.
Usia 2 minggu,sayapun membawa Meidina untuk berobat ke dokter spesialis anak, setelah diperiksa dokter itu Cuma memberi obat oral untuk Meidina dan bilang itu kembung biasa,mungkin Cuma pengaruh makanan yang saya makan, berhubung Meidina masih Asi.Saya pun disuruh mengurangi konsumsi makanan yang proteinnya tinggi seperti:kacang2an, udang, cumi2, kerang2an dll. Sedangkan goresan yang dimuka dokter itu bilang kalau itu ‘Hemangioma’ dan akan menghilang sendiri seiring bertambahnya usia Meidina. Mendengar penjelasan si dokter,sayapun sedikit lega,dan mulai mngurangi konsumsi makanan yang disarankan oleh dokter.

2 minggupun telah berlalu,tapi tidak ada perubahan pada perut Meidina,tetap kembung dan BAB yang tetap encer ditambah dengan pembengkakan pada kemaluan Meidina tepatnya pada labia mayora sebelah kiri disertai dengan pengeluaran nanah dan demam. Goresan pada muka pun makin hari makin melebar dan menebal. Saat itu saya panik dan segera membawa Meidina ke dokter itu lagi.setelah diperiksa lagi2 sang dokter bilang gak pa2 nanti juga akan sembuh sendiri,itu Cuma keputihan yang biasa terjadi pada bayi baru lahir, dalam hati sebenarnya tidak puas dengan penjelasan dokter karena setau saya kalau keputihan  itu muncul pada 3-5 hari pertama setelah lahir,sedangkan ini sudah usia 4 minggu dan jelas – jelas saya lihat kalau yang keluar dari vaginanya itu nanah. Tapi dokter itu tetap meyakinkan saya,akhirnya dengan agak berat hati saya terima penjelasan dan obat dari dokter tersebut. 3hari berlalu,obat oral untuk Meidina pun belum habis, saya dikejutkan dengan keadaan Meidina yang BAB lewat anus dan vagina secara bersamaan,tanpa pikir panjang saya cepat2 bawa Meidina ke dokter itu lagi.Saya beritahukan kalau Meidina BAB lewat anus dan vagina bersamaan, dengan ekspresi wajah yang agak kurang percaya,dokter itupun memeriksanya, saat melepaskan popok Meidina bersamaan itu juga dia BAB. Betapa terkejutnya ekspresi wajah si dokter dan segera merujuk Meidina ke dokter spesialis bedah anak.

Tanpa pikir panjang lagi saya bawa Medina ke dokter spesialis bedah anak. Sesampainya di dokter bedah anak, saya harus mendengar kalau Meidina harus dioperasi kolostomi karena telah terjadi fistel recto vagina yang disebabkan karena adanya Malformasi AnoRectal atau kelainan bentuk anus. Operasi ini minimal dilakukan 3 kali dengan durasi 2-3 bulan tergantung dari kondisi bayi.

Saat itu rasanya badan seperti serasa lumpuh,lemas,dan gak tau harus berbbuat apa. Rasanya gak kuat kalau harus melihat Meidina menderita. Mungkin ini kado dari Allah SWT buat saya di hari ulang tahun yang ke-30. Saya percaya Allah memberikan cobaan ini karena Allah tau kalau saya kuat dan mampu melewatinya. Kalau saya lemah dan menyerah bagaimana dengan Meidina??.... Dia bagaikan bidadari yang dihadirkan dalam kehidupan rumah tangga kami. Untuk Meidina anakku, bunda akan selalu ada disampingmu, menjagamu, menemanimu melewati cobaan ini………

Tanggal 9 juli 2013 pukul 12.00 wita operasi pertama pun dilakukan,diawali dengan dipuasakannya Meidina dari pukul 8 pagi. Operasinya sendiri berlangsung selama hampir 3 jam,saat itu tak bisa dibayangkan bagaimana perasaan seorang Ibu yang mengalami situasi yang sama,mungkin Cuma ibu2 yang mengalami kisah yang sama yang bisa merasakan hal yang serupa. Pukul 14.50 wita Meidina dipindahkan dari kamar operasi keruang ICU. Dokter yang mengoperasi Meidina pun keluar memberi selamat dan memberitahukan kalau operasi lancar dan kondisi Meidina cukup stabil.

Setelah operasi hari-hari berikutnya dilalui dengan kesibukan baru,yaitu perawatan  kolostominya Meidina dari mengganti perban tiap 1 jam, sesuai petunjuk dokter,masalahnya Meidina gak pakai kantong kolostomi,selain harganya yang lumayan mahal,juga ukurannya gak ada yang sesuai untuk ukuran bayi.

2 bulan berlalu,Meidina harus menjalani operasinya yang ke-2. Sayapun mempersiapkan segalanya untuk perwatan di RS, tapi sayang setelah beberapa hari dirawat kondisi Meidina tidak memungkinkan untuk dioperasi berhubung kadar leukositnya tinggi,ditakutkan akan terjadi sepsis dan infeksi pasca operasi. Akhirnya operasi pun ditunda sampai kondisinya stabil.


Tanggal 1 oktober 2013 oprasi ke 2 pun dilaksanakan pada pukul 15.00 wita,yang berlangsung selama 3 jam,sedikit lebih lama dari operasi pertama karena resikonya juga yang sedikit lebih besar. Operasi ke 2 ini untuk menutup fistel/lubang dari anus ke vagina,menarik turun sedikit posisi rectum dan melebarkan lubang anus. Alhamdulillah operasi ke 2 pun berjalan dengan lancar.


Sekarang,saat saya menuliskan kisah ini,usia Meidina genap 6 bulan,dia sudah mulai belajar tengkurap,sedikit telat,mungkin pengaruh sakitnya.sudah bisa berceloteh ‘ma ma’ dan ‘pa pa’. Sambil menunggu untuk operasi yang ke 3 yang Insya Allah akan dilaksanakan pada pertengahan Desember 2013. Untuk para pembaca saya mohon selipkan doa untuk kesehatan,keselamatan dan kelancaran operasi Meidina dalam doa anda. Terima kasih banyaaaaaak….. untuk doa yang anda panjatkan buat bidadari kami,semoga Allah memberikan pahala yang berlipat ganda untuk anda semua,Amien Ya Rabb……


untuk bidadari kecilku.................
Saat pertama melihatmu, bahkan hingga kini…
Adalah keajaiban bagiku
Saat pertama memelukmu, bahkan hingga kini…
merupakan keindahan yang selalu menggetarkan kalbuku
Memilikimu dalam hidupku…
adalah bukti kesempurnaan kasih Allah swt padaku
kuatkan dirimu bidadariku,bunda akan selalu disampingmu,menjagamu,menemanimu melewati cobaan ini.... "cps
..'"
Meidinaku,senyummu menguatkanku,
celotehmu menginspirasiku menuliskan kisah ini  
Sedikit berbagi dengan ibu2 yang punya anak  post op kolostomi,ada cara lain yang bisa digunakan untuk menutup stoma/kolostominya selain dengan kolostomi bag yaitu dengan pembalut yang di potong menjadi 2 bagian dan di lubangi tengahnya sesuai ukuran stoma/mulut kolostomi.

Cara perawatan kolostomi ala Meidina :Bersihkan stoma dan sekeliling dengan menggunakan cairan Nacl setelah itu keringkan dengan menggunakan kassa steril. Oleskan salep cinolon-N untuk mencegah dan mengobati iritasi disekitar stoma. Tutup kassa steril disekeliling stoma setelah itu letakkan pembalut yang telah dilubangi diatasnya, kemudian lubang pada pembalut ditutup lagi dengan kassa steril,dan berikutnya tutup dengan tissue. Yang terakhir bebat dengan menggunakan gurita. Fungsi dari pembalut disini adalah untuk menyerap air dari kotoran yang keluar agar tidak terjadi iritasi.

Itu sedikit tips dari Meidina..........

  • Terima kasih untuk keluarga besarku
  • Terima kasih  untuk keluarga besar Puskesmas Rampi Kab.Lutra Sul-sel
  • Terima kasih untuk keluarga besar SDi Samata Kab.gowa
  • Terima kasih yang sebesar-besarnya untuk para dokter dan paramedic yang telah membantu merawat Meidina..

Gowa,22 November 2013
With Love
Meidina
 
Copyright © 2013 Yuli's Blog
Design by FBTemplates | BTT